Go to the page content
Obesitas Tentang obesitas

Apakah Obesitas Berbahaya? Ini Risiko yang Harus Diwaspadai

Berat badan yang berlebih jika dibiarkan dapat menjadi obesitas. Biasanya, kondisi ini terjadi saat seseorang menerapkan pola hidup yang tidak sehat, seperti mengonsumsi makanan berlebih tanpa diimbangi dengan aktivitas fisik. Namun sebenarnya, apakah obesitas berbahaya?

Obesitas menjadi masalah kesehatan yang serius tanpa disadari. Ada berbagai risiko kesehatan yang mengintai jika seseorang mengabaikan kondisi obesitas yang dialaminya. Untuk menjawab apakah obesitas berbahaya dan apa saja dampak obesitas, simak pembahasan berikut ini.

4 menit. membaca
Ini Risiko yang Harus Diwaspadai

Foto ini adalah model.

Apakah obesitas berbahaya?

Ya, obesitas berbahaya karena dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan tekanan darah tinggi. Maka dari itu, memiliki berat badan yang sehat bisa membantu mencegah risiko tersebut. Menurut CDC, obesitas adalah penyakit kronis yang kompleks. Sebab, lemak yang menumpuk di dalam tubuh dapat menyebabkan peradangan dan perubahan metabolisme. Perubahan itulah yang meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan yang serius.2

Bahaya obesitas bagi kesehatan

Kondisi obesitas dengan banyaknya lemak di tubuh dapat menyebabkan peradangan dan perubahan metabolisme jangka panjang. Hal itu akan meningkatkan risiko munculnya berbagai masalah kesehatan serius. Risiko tersebut pun akan meningkat seiring dengan berlebihnya berat badan seseorang. Maka dari itu menjawab pertanyaan apakah obesitas berbahaya, berikut adalah beberapa risiko penyakit yang dapat menyertainya dilansir dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK). 1

Penyakit jantung

Istilah penyakit jantung bisa merujuk pada beberapa masalah kesehatan jantung, seperti serangan jantung, gagal jantung, sampai angina.1 Obesitas menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko penyakit jantung yang disebutkan sebelumnya. Sebab, kelebihan berat badan akan membuat jantung bekerja lebih keras mengirimkan darah ke semua sel dalam tubuh. 

Tekanan darah tinggi

Memiliki tubuh yang lebih besar dapat membuat jantung memompa lebih keras untuk memasok darah ke sel-sel dalam tubuh. Kondisi saat darah mengalir melalui pembuluh darah dengan kekuatan yang lebih besar dari normalnya itulah yang disebut dengan hipertensi atau tekanan darah tinggi.1 Tekanan darah tinggi juga dapat akan berisiko pada jantung, kerusakan pembuluh darah, hingga meningkatnya risiko stroke dan kerusakan ginjal yang membantu mengatur tekanan darah. Anda bisa mencegahnya dengan menurunkan berat badan mencapai kisaran Indeks Massa Tubuh (IMT) yang sehat.

Diabetes tipe 2

Orang dengan obesitas memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap terjadinya diabetes tipe 2.3 Melansir National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, hampir 9 dari 10 orang dengan diabetes tipe 2 mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.1 Maka dari itu jika Anda berisiko mengalami diabetes tipe 2, cegah dengan menurunkan sekitar 5 hingga 7 persen dari berat badan awal untuk menurunkan risikonya.5

Masalah pernapasan

Jika Anda mengalami sleep apnea, maka bisa jadi penyebabnya adalah kelebihan berat badan atau obesitas. Sleep apnea adalah masalah tidur yang membuat saluran napas bagian atas tersumbat sehingga napas menjadi tidak teratur.1 Kondisi itu terjadi karena saluran napas lebih sempit dan membuat sulit bernapas bahkan hingga mendengkur. Jika tidak diobati, sleep apnea bisa meningkatkan berbagai masalah kesehatan, termasuk jantung dan diabetes.

Apa saja gejala obesitas?

Obesitas tidak menimbulkan gejala yang spesifik. Namun, Anda bisa mengukurnya dari IMT dan juga lingkar pinggang. IMT adalah skrining medis yang dapat mengukur rasio berat badan rata-rata dibandingkan dengan tinggi badan rata-rata untuk memperkirakan jumlah lemak tubuh. Pengukuran ini juga dapat menjadi salah satu indikator apakah seseorang obesitas atau tidak. Akan tetapi, Anda perlu berkonsultasi dengan layanan kesehatan untuk benar-benar mengetahui kondisi kesehatan dan risiko kesehatan lainnya karena IMT saja tidak selalu akurat.

Di sisi lain, penumpukan lemak berlebih juga bisa diukur dari lingkar pinggang. Menurut U.S. Centers for Disease Control and Prevention, lingkar pinggang lebih dari 35 inci pada perempuan atau 40 inci pada laki-laki dapat menjadi faktor risiko penyakit kardiovaskular dan diabetes tipe 2.2

Cara mencegah dan mengatasi obesitas

Untuk menghindari berbagai masalah kesehatan akibat obesitas, Anda tentu perlu mengurangi berat badan dan menerapkan gaya hidup sehat. Caranya adalah dengan mengonsumsi makanan dan minuman sehat, seperti sayuran, buah, sumber protein sehat dan rendah lemak, air putih tentunya.4

Sebaliknya, kurangi konsumsi minuman manis, makanan olahan, dan juga daging merah olahan. Konsumsi ultra processed food dan makanan cepat saji juga tidak dianjurkan karena rendah nutrisi.4 Selain konsumsi makanan tersebut, jangan lupa untuk memperhatikan porsi makanan dan juga waktu untuk mengonsumsinya. Memperbanyak aktivitas fisik, menjaga jam tidur, dan kelola stres juga dapat mencegah obesitas dan berbagai risiko penyakit yang menyertainya.

Itulah jawaban apakah obesitas berbahaya dan berbagai risiko yang perlu Anda waspadai. Dari uraian di atas, penting untuk mengetahui gejala serta dampaknya agar kondisi tubuh bisa lebih terjaga. Berbagai pencegahan, mulai dari menjaga pola hidup sampai dengan pola makan juga penting dilakukan.

Anda dapat mencari bantuan dokter untuk mendapatkan penurunan berat badan yang berkualitas di www.NovoCare.id atau cari dokter terdekat untuk solusi yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Referensi:

  1. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK). 2023. Health Risks of Overweight & Obesity. Available at https://www.niddk.nih.gov/health-information/weight-management/adult-over-weight-obesity/health-risks.
  2. Centers for Disease Control and Prevention (CDC). 2025. Consequences of Obesity. Available at https://www.cdc.gov/obesity/php/about/consequences.html.
  3. Cleveland Clinic. 2024. Obesity. Available at https://my.cleve-landclinic.org/health/diseases/11209-weight-control-and-obesity.
  4. Harvard T.H. Chan School of Public Health. Preventing Obesity. The Nutrition Source. Available at https://nutritionsource.hsph.harvard.edu/obesity/prevent-ing-obesity/.
  5. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. Preventing Type 2 Diabetes. Available at https://www.niddk.nih.gov/health-information/diabe-tes/overview/preventing-type-2-diabetes.
Apakah ini berharga bagi Anda?

Artikel terkait

ID26OB00199 | Jul 2026