Selain perhitungan menggunakan rumus IMT, pengukuran lingkar perut juga penting untuk menilai risiko obesitas. Khususnya, yang berkaitan dengan lemak viseral atau lemak di sekitar organ dalam.
Adapun batas lingkar perut yang perlu diwaspadai adalah:
- Pria: lebih dari 90 cm
- Wanita: lebih dari 80 cm
Menambahkan dari laman IDN Times, National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI) dan American Heart Institute (AHI) menjelaskan bahwa ukuran lingkar perut normal maksimal 88,9 sentimeter untuk wanita dan 101,6 sentimeter pada pria.3 Kendati demikian, International Diabetes Federation (IDF) punya standar yang sedikit lebih ketat, yaitu maksimal 80 sentimeter untuk wanita dan 90,2 sentimeter buat pria. Hal lain yang perlu digaris bawah, semakin besar lingkar perut, umumnya makin tinggi risiko gangguan metabolik seperti diabetes dan penyakit jantung.2,3
Selain perhitungan di atas, Anda pun dapat mengukur rasio pinggang-pinggul (waist-to-hip ratio). Caranya dengan membagi ukuran lingkar pinggang dengan lingkar pinggul.
Nilai rasio yang tinggi menunjukkan penumpukan lemak di area perut. Artinya, lebih berisiko dibandingkan lemak di bagian tubuh lain. Metode ini membantu memberikan gambaran yang lebih akurat dibandingkan IMT saja, terutama dalam menilai distribusi lemak tubuh.